Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Biaya Produksi Melonjak, Perajin Tempe Jember Tak Berani Naikkan Harga
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Ekonomi > Biaya Produksi Melonjak, Perajin Tempe Jember Tak Berani Naikkan Harga
Ekonomi

Biaya Produksi Melonjak, Perajin Tempe Jember Tak Berani Naikkan Harga

Iqbal
Iqbal Published 02 Apr 2026, 10:05
Share
2 Min Read
Tempe olahan bacem. Foto: Instagram @resepmakananspesial
Ilustrasi, perajin tempe di Jember mulai terdampak lonjakan harga kedelai impor imbas konflik Amerika Serikat–Iran. Foto: Instagram @resepmakananspesial
SHARE

IPOL.ID – Melonjaknya harga kedelai impor akibat gejolak geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran mulai menekan pelaku usaha kecil di daerah, terutama perajin tempe rumahan di Kabupaten Jember yang kini harus berjuang menjaga keberlangsungan produksi di tengah biaya bahan baku yang terus merangkak naik.

Salah satu perajin yang terdampak adalah Maryono, pemilik rumah produksi tempe di kawasan Kaliwates. Usaha yang telah ia jalankan selama lebih dari dua dekade kini menghadapi tekanan berat akibat lonjakan biaya produksi.

Harga kedelai impor yang sebelumnya berada di kisaran Rp8.000 per kilogram kini naik menjadi Rp10.000 per kilogram. Kondisi ini membuat Maryono harus memangkas kapasitas produksi secara signifikan.

“Dulu produksi bisa mencapai 1,8 kuintal per hari, tapi sekarang hanya sanggup 1 kuintal saja,” ujar Maryono, Kamis (2/4/2026).

Baca Juga

iksa
Seminggu Tak Pulang, Bocah Jember Ditemukan di Rumah Pemuda Lumajang
Kabar Baik! Harga Cabai Rawit dan Bawang Merah Turun
Harga Cabai Rawit Merah dan Telur Ayam Terbaru, Ini Data PIHPS Nasional

Penurunan produksi hingga hampir 50 persen menjadi langkah yang tidak terhindarkan. Selain mengurangi penggunaan bahan baku, Maryono juga terpaksa mengurangi jumlah tenaga kerja karena pendapatan yang terus menurun.

12Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Biaya Produksi, harga, Jember, Perajin Tempe
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article DS BPJS Ketenagakerjaan Ceger Bekali Calon PMI ke Korea dengan Jaminan Sosial
Next Article menperin agus kartasasmita Manufaktur Indonesia Tetap Tangguh di Tengah Tekanan Global, PMI Bertahan di Zona Ekspansi

TERPOPULER

TERPOPULER
Ramalan Zodiak
Gaya hidup

Ramalan Zodiak 17 Mei: Mulai dari Cinta, Karier, Kesehatan hingga Keuangan

Nasional
Hari Ini Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Dzulhijjah 1447 H
17 May 2026, 11:45
Headline
Xabi Alonso Sepakat Latih Chelsea
17 May 2026, 10:15
Kriminal
Manusia Silver Todong Pengendara di Kuta Diciduk Polisi
17 May 2026, 14:21
Nasional
Miris! Dugaan Child Grooming Terjadi di Dunia Pendidikan
17 May 2026, 12:23
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?