“17 orang korban mengalami luka bakar dirawat di sejumlah rumah sakit,” sebutnya.
Sumber ledakan diduga berasal dari area penyimpanan gas elpiji di dalam SPBE. Api kemudian dengan cepat menyebar dan membakar area sekitar.
“Berdasarkan hasil identifikasi awal di lapangan, sumber api diduga berasal dari bagian gudang penyimpanan gas elpiji, kobaran api dengan cepat merambat dan menghanguskan area tersebut,” kata dia.
Sementara itu, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat menyampaikan permohonan maaf atas insiden kebakaran yang terjadi di SPBE PT Indogas Andalan Kita. Pihaknya bersama pengelola SPBE langsung berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran untuk penanganan insiden.
Pertamina juga memastikan pasokan LPG kepada masyarakat tetap dalam kondisi aman pascakejadian tersebut. (far)
