IPOL.ID – Hari pertama penerapan kebijakan work from home (WFH) bagi ASN langsung berdampak pada transportasi publik. Jumlah penumpang LRT Jabodebek tercatat turun sekitar 10 persen, terutama pada jam sibuk di sejumlah stasiun kawasan perkantoran Jakarta.
Manager Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyebut penurunan ini merupakan dampak langsung dari kebijakan WFH, terutama pada jam-jam sibuk.
“Penurunan volume pengguna LRT Jabodebek ini merupakan dampak langsung dari kebijakan kerja WFH bagi ASN, khususnya pada jam sibuk,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (11/4/2026).
Data mencatat, jumlah penumpang pada Jumat mencapai 106.301 orang, turun dari hari sebelumnya, Kamis (9/4/2026), yang mencapai 118.505 pengguna.
Penurunan signifikan terlihat di sejumlah stasiun yang berada di kawasan perkantoran dan pusat pemerintahan. Beberapa di antaranya adalah Stasiun Kuningan, Setiabudi, Rasuna Said, Cikoko, hingga Pancoran.
Di Stasiun Kuningan, jumlah penumpang turun sebanyak 2.246 orang, dari 12.530 menjadi 10.284 pengguna. Sementara di Stasiun Dukuh Atas, terjadi penurunan 1.095 penumpang, dari 16.954 menjadi 15.859 pengguna.
