Tertinggal satu set membuat pelatih LavAni, David Lee, mengubah strategi. Ia menginstruksikan Boy Arnes untuk tampil lebih agresif dan fokus dalam menekan lini belakang Samator. Strategi ini terbukti ampuh; LavAni langsung melesat sejak awal set. Tanpa perlawanan berarti di akhir set, LavAni menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dengan skor telak 25-15.
Set ketiga, laga sempat berjalan ketat di awal. Namun, intensitas permainan Samator perlahan menurun. Memasuki angka belasan, Boy Arnes dkk mulai mendominasi dan unggul jauh 23-16. Tak memberikan ruang bagi Samator untuk berkembang, LavAni membombardir pertahanan tuan rumah dan mengamankan set ketiga 25-16. Skor berbalik 2-1 untuk keunggulan LavAni.
Set keempat berlangsung sengit di awal. Samator sempat memberikan perlawanan hingga kedudukan imbang 8-8. Namun, kualitas pemain asing Taylor Sander dan blok rapat dari Malizi membuat LavAni menjauh 15-9.
Pelatih Samator, Rodolfo Sanchez, sempat mengambil time-out saat tertinggal 9-16 guna memutus momentum lawan. Sayangnya, konsistensi LavAni tak tergoyahkan. Smash keras dari Boy Arnes, Malizi, hingga Deho silih berganti menghasilkan poin. Set keempat berakhir dengan skor mencolok 25-13 untuk kemenangan Jakarta LavAni Transmedia.
