Usai laga manajer tim Samator, Hadi Sampurno, mengakui set pertama sempat bermain bagus, “Karena pemain-pemain kami didominasi pemain muda, secara psikologis kurang matang, dan terburu-buru, akhir kita semua tahu, kita kalah lawan LavAni,” kata Hadi.
Ia pun tetap optimis, kedepan bisa bermain lebih baik lagi, “Apalagi nanti melawan Garuda Jaya,” tukas Hadi Sampurno.
Salah satu pemain Samator Jordan Susanto mengatakan, timnya banyak melakukan kesalahan sendiri, “Set pertama menang, akhirnya teman-teman bermain terburu-buru. Meski tanpa Rama, kami bisa mengambil satu set melawan LavAni, itu luar biasa,” kata Jordan.
Sementara itu, asisten pelatih LavAni, Erwin Rusni mengakui pemainnya masih perlu evaluasi, “Seperti tadi di set pertama kami kalah, tapi dengan kemampuan yang ada di tim Kemi, Alhamdulillah kami hari ini bisa mengambil kemenangan,” kata Erwin.
Ketika ditanya, tentang gambaran lawan terberat di final four, “Terus terang kami masih menganggap Bhayangkara Presisi sebagai lawan terberat,” kata Erwin Rusni.(bam)
