Berada di ujung tanduk, Jakarta Garuda Jaya tampil habis-habisan. Sempat tertinggal 13-16, Dawuda dkk menunjukkan mental baja dengan menyamakan kedudukan menjadi 19-19 dan berbalik unggul 20-19. Meski Samator sempat menyamakan 21-21, Garuda Jaya tetap fokus di poin kritis. Kemenangan 25-22 di set ini memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan.
Set kelima berlangsung sangat emosional. Garuda Jaya langsung tancap gas dengan keunggulan 5-3. Namun, Samator yang kenyang pengalaman berhasil menyamakan skor di angka 10-10. Dalam situasi menegangkan, Garuda Jaya berhasil menjaga margin satu angka hingga mencapai 14-13. Pukulan terakhir yang gagal dibendung lawan memastikan kemenangan 15-13 bagi Garuda Jaya.
Pelatih Garuda Jaya, Nur Widayanto mengakui kalau tim asuhannya berbeda penampilannya di leg kedua ini, “Anak-anak bermain lebih terbuka dibanding pertandingan pertama,” ujar Nur Widayanto usai laga.
Salah satu pemain Garuda Jaya, Fauzan Nibras mengakui gembira bisa menang pada kedua ini. Diakuinya, dia dan teman-temannya bermain lebih tenang.
