Pihak bandara menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan. Koordinasi intensif terus dilakukan bersama AirNav Indonesia, maskapai, dan seluruh pemangku kepentingan.
Di sisi lain, fasilitas sisi udara seperti runway, taxiway, dan apron dipastikan dalam kondisi baik dan tetap beroperasi normal tanpa adanya genangan yang mengganggu pergerakan pesawat.
Sebagai langkah antisipasi, pengawasan dilakukan selama 24 jam terhadap seluruh fasilitas bandara. Area yang berpotensi terdampak gangguan langsung disterilisasi demi menjaga keselamatan penumpang dan petugas.
Penumpang pun diimbau untuk memantau informasi penerbangan melalui kanal resmi maskapai serta datang lebih awal ke bandara guna mengantisipasi kemungkinan perubahan jadwal akibat cuaca ekstrem.(Vinolla)
