IPOL.ID- Dampak keputusan gencatan senjata Iran dan Amerika mulai membawa dampak positif bagi Indonesia.
Hal itu ditandai dengan penguatan nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan, Rabu (8/4/2026).
Tercatat penguatan sebanyak 93 poin atau 0,54 persen menjadi Rp17.012 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.105 per dolar AS.
Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menilai penguatan kurs rupiah dipengaruhi adanya pengumuman gencatan senjata dua arah antara AS dengan Iran.
“AS menyatakan telah menyetujui penghentian sementara serangan terhadap Iran selama dua minggu dalam apa yang ia sebut sebagai ‘gencatan senjata dua arah’, dengan syarat Iran membuka kembali Selat Hormuz,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (8/4/2026).
Sebelumnya, AS secara prinsip telah menerima proposal berisi 10 poin yang bertujuan untuk mengakhiri perang.
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) Iran menyatakan bahwa proposal tersebut akan menjadi kerangka kerja negosiasi untuk menyelesaikan kesepakatan yang lebih luas, meskipun tidak secara terbuka merinci semua elemen rencana tersebut.
