Usai pemainnya mendapatkan kartu merah dan harus bermain dengan 10 pemain, Widodo langsung menginstruksikan perubahan formasi menjadi 4-4-1 guna memperkuat lini pertahanan. Strategi ini diterapkan untuk mengamankan keunggulan sekaligus memanfaatkan peluang serangan balik.
“Dengan kekurangan pemain, kami lebih prioritas bertahan dan mengandalkan counter attack. Alhamdulillah pemain bisa menjalankan instruksi dengan baik,” tambahnya.
Meski menghadapi tekanan, Garudayaksa FC mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan.
Widodo pun memberikan apresiasi kepada para pemain atas kerja keras dan semangat juang yang ditunjukkan di lapangan.
“Saya ucapkan terima kasih kepada anak-anak yang telah berjuang dan bisa memenangkan pertandingan,” ucapnya.
Sementara itu, perwakilan pemain Garudayaksa FC, Benny, juga menyampaikan hal senada. Ia menegaskan bahwa sejak awal tim sudah berkomitmen untuk meraih tiga poin dalam laga tersebut.
“Kita semua berjuang dari awal dan sepakat harus mendapatkan tiga poin. Alhamdulillah, meski kehilangan satu pemain di penghujung babak pertama, kita tetap bisa menang,” ujar Benny.
