Adapun salah satu upaya yang dilakukan ialah dengan diseminasi produk-produk hasil mahasiswa ataupun dosen langsung ke masyarakat. Baik melalui pameran, lomba antarmahasiswa, diseminasi riset dan penelitian tingkat nasional dan internasional. Selain bagian dari pengembangan kurikulum, upaya ini ialah untuk menumbuhkan semangat wirausaha.
“Kami akan berupaya untuk memfasilitasi mahasiswa dan dosen untuk terus berkarya, bereksperimen terhadap produk-produk inovasi yang sudah dihasilkan. Kami ingin memastikan bahwa karya yang dihasilkan oleh mahasiswa ataupun dosen tidak hanya berenti di ruang kelas, tetapi dapat dikenal luas, dimanfaatkan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta industri,” ujarnya.
Dwi Riyono menambahkan, di zaman yang serba digital dengan AI sudah digunakan di berbagai bidang, maka penting untuk Polimedia bisa adaptif dengan tetap mengedepankan berpikiri kritis. “Critical thinking menjadi motto utama kami, dan AI kami masih terus kami persiapkan untuk bisa menjadi motor penggerak kreatif di kampus kami di semua lini,” ujarnya.
