Salah satu penyumbang medali bagi NTB, Bambang Wijaya, yang turun di kelas 85 kg, membawa pulang emas dari angkatan snatch. Namun, ia harus puas dengan perunggu di kategori clean and jerk serta angkatan total. Bambang mengakui bahwa persiapannya belum maksimal sehingga belum mencapai target yang dipatok pengurus.
Kendati demikian, ia menjadikan hasil di Bandung ini sebagai cambuk evaluasi. “Ini kegagalan tertunda bagi saya. Kejurnas ini jadi tolok ukur untuk PON nanti. Insyaallah, untuk PON nanti wajib emas. Saya optimis,” pungkas Bambang.
Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 ini mempertandingkan 12 kelas, di mana setiap kelas memperebutkan tiga keping medali emas dari kategori snatch, clean and jerk, dan total angkatan. (bam)
.
