Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala BNPB Suharyanto yang hadir langsung di Kantor Pusat BNPB bersama pimpinan kementerian/lembaga segera mengoordinasikan langkah-langkah teknis.
Berdasarkan laporan dari Kepala BMKG RI, gempa tektonik ini berpusat di laut 132 km barat laut Ternate dengan kedalaman 33 km dan diikuti aktivitas gempa susulan hingga siang hari. Guncangan terkuat dirasakan pada skala V–VI MMI di Ternate dan IV–V MMI di Kota Manado, yang mengakibatkan dampak fisik signifikan pada bangunan publik dan permukiman.
Sementara, laporan situasi di lapangan mulai dihimpun dari berbagai pimpinan daerah terdampak. Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, melaporkan satu warga meninggal dunia serta kerusakan fatal pada Gedung Olahraga (GOR) KONI Sario di Manado.
Komandan Resor Militer (Danrem) 131/Santiago menambahkan, adanya kerusakan di salah satu rumah sakit di Manado, meliputi pecahnya kaca ruang ICU dan runtuhnya tembok. Sebanyak 40 pasien telah dievakuasi ke lokasi lebih aman akibat trauma.
