IPOL.ID – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan serangan terbaru ke Iran yang menghancurkan Jembatan B1 di Karaj, Kamis (2/4). Serangan tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai puluhan lainnya.
Trump mengonfirmasi langsung operasi militer tersebut melalui akun Truth Social miliknya. Ia mengunggah rekaman yang memperlihatkan kepulan asap tebal dari struktur jembatan.
Jembatan B1 diketahui merupakan salah satu yang tertinggi di Timur Tengah dengan ketinggian sekitar 136 meter.
Ia menegaskan bahwa serangan ini merupakan peringatan keras agar Teheran segera bersedia melakukan negosiasi guna mengakhiri perang.
“Jembatan terbesar di Iran runtuh, tak akan pernah digunakan lagi. Masih banyak lagi yang akan menyusul! Sudah saatnya Iran membuat kesepakatan sebelum terlambat, dan tidak akan ada lagi yang tersisa,” tulis Trump sebagaimana dikutip dari AFP.
Serangan ini disebut terjadi setelah sebelumnya jembatan yang sama lebih dulu menjadi target serangan oleh Israel. Laporan media Iran menyebut, serangan awal tersebut menyebabkan dua korban jiwa sebelum serangan lanjutan terjadi.
