“Semua kebutuhan atlet ditanggung, mulai dari transportasi hingga hotel. Bahkan competition fee yang biasanya mahal jika kejuaraan di luar negeri pun gratis. Ini membuat daerah-daerah semakin termotivasi untuk mengirimkan atlet terbaiknya,” ujar Joko.
Ia menambahkan, Kejurnas ini menjadi wadah strategis untuk menemukan talenta baru yang nantinya akan dipersiapkan menghadapi kejuaraan internasional. Antusiasme daerah pun meningkat karena kesempatan bertanding terbuka luas tanpa beban biaya.
Selama tiga hari pelaksanaan, pertandingan akan berlangsung dalam 3 hingga 4 sesi setiap harinya. Kejuaraan ini juga melibatkan 25 wasit juri dari berbagai provinsi, serta dipimpin oleh Technical Delegate Sonny Kasiran.
Kejurnas Angkat Besi 2026 diikuti oleh 257 atlet dari 25 provinsi Direktur Operasional PT Pupuk Indonesia (Persero), Dwi Satriyo Annurogo, menyampaikan kebanggaannya dapat mendukung penuh ajang tersebut.
Menurutnya, kontribusi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memajukan olahraga nasional, khususnya angkat besi yang telah berprestasi di tingkat dunia.
