Selama persiapan, para atlet tetap didampingi pelatih kepala Kamanit Narerak dari Thailand. Sedangkan dari Indonesia ada Patrick Timbowo dari Sulut dan Mathias Mandiangan asal DKI Jakarta.
Untuk masalah gizi, Henky menyatakan terpantau dengan aman karena mendapat bantuan dari Kemenpora. Selain itu TC Training Center ini sudah dilakukan oleh Ketua Umum PB Perbati dengan uang pribadi dari bulan Februari.
Hengky menambahkan, PB Perbati bukan hanya menyiapkan para petinju elite. Juga digodok para petinju muda usia 19 – 23 tahun sebagai pelapis. Ada 15 – 16 petiju. Ini untuk mempersiapkan regenerasi dan juga di bulan Juli ada Kejuaraan Asia Junior di Jakarta. Rencananya pertandingan akan digelar di Gedung Basket Senayan, Jakarta, 3 – 16 Juli.
“Mmoga-moga persiapan yang kita lakukan ini akan mendapat hasil yang baik. Dari hasil itu ada yang muncul baik. Selain itu kita bisa prioritaskan target di Olimpiadu yang akan datang,” ungkapnya.
Pemilihan tempat latihan di HS Boxing Camp, menurut Hengky, memang jauh namun ada sisi positifnya. Selain fasilitas termasuk lengkap juga bisa berpenjaman dalam konsntrasi. “Tidak tergoda tiap hari ke mal, nggak tiap hari ke kota.” (bam)
