Di sektor pendidikan, Pemerintah Kota Semarang juga memperluas akses melalui program 133 sekolah swasta gratis dan program homeschooling bagi anak berkebutuhan khusus yang belum bersekolah.

Penguatan ekonomi lokal turut menjadi bagian penting dalam kick-off ini. Melalui fisheries expo dan festival kuliner, pelaku UMKM dan sektor perikanan diberi ruang untuk menampilkan produk unggulan, sekaligus memperluas akses pasar.
“Kami merupakan UMKM binaan Dinas Perikanan. Produk kami berbasis olahan ikan dan saat ini sudah dipasarkan di berbagai pusat oleh-oleh di Kota Semarang,” ujar Dwi, salah satu pelaku UMKM.
Selain itu, lomba masak ikan dan sarasehan yang digelar dalam rangkaian kegiatan menjadi bagian dari upaya edukasi sekaligus promosi konsumsi produk perikanan lokal kepada masyarakat.
Di sisi lain, di puncak Hari Jadi Kota Semarang 2 Mei mendatang, gerakan peduli lingkungan juga dihadirkan melalui program penukaran botol minuman plastik dengan berbagai insentif, termasuk produk lokal dan bibit tanaman yang dapat ditanam di lingkungan rumah.
