IPOL.ID – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang langsung bergerak cepat menangani kasus tragis yang menimpa seorang siswi kelas 2 SMP berinisial T, yang menjadi korban pembakaran oleh pamannya sendiri di Tambakmulyo, Semarang Utara.
Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng melalui Camat Semarang Utara, Siwi Wahyuningsih bersama jajaran kelurahan langsung melakukan koordinasi dengan dinas terkait, seperti DP3A, Dinas Sosial dan RSWN untuk memastikan korban mendapatkan perlindungan dan perawatan medis yang layak setelah sebelumnya sempat terkendala biaya pengobatan.
Langkah ini diambil sebagai bentuk respons sekaligus wujud perhatian pemerintah kota atas musibah yang dialami warganya.
“Kami juga sampaikan bahwa atas instruksi dari Ibu Wali Kota, kita lakukan atensi, intervensi terhadap korban. Yang pertama kita lakukan adalah berkoordinasi dengan DP3A terkait dengan pelindungan perempuan dan anak, karena ini korbannya adalah di bawah umur, SMP kelas 2,” ujar Camat Semarang Utara, Siwi Wahyuningsih, pada Rabu (22/4).
