Selain sekolah, Prabowo memproyeksikan dana tersebut cukup untuk merenovasi lebih dari 500.000 rumah warga berpenghasilan rendah, yang diperkirakan akan memberi manfaat langsung bagi sedikitnya 2 juta jiwa.
“Bisa juga dibayangkan kalau membantu renovasi rumah untuk rakyat berpenghasilan rendah ini dapat memperbaiki 500.000 rumah lebih. Berarti bisa memberi manfaat kepada 2 juta rakyat kita berpenghasilan rendah,” paparnya.
Tak hanya uang tunai, kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) juga berhasil mengamankan kembali aset negara berupa lahan dengan taksiran nilai mencapai Rp370 triliun.
Presiden menilai capaian tersebut memiliki potensi strategis untuk mendorong pemerataan pembangunan nasional.
“Satgas ini berhasil melakukan penguasaan kembali aset negara, kawasan hutan yang bila dinilai, nilai tersebut adalah sekitar Rp370 triliun. Padahal seluruh APBN kita adalah Rp3.700 triliun, kurang lebih. Berarti yang dilakukan oleh Satgas PKH dalam 1,5 tahun ini menyelamatkan hampir 10 persen dari APBN,” jelasnya.
