Dalam sesi tersebut, Iyonono sempat mengulas konsep di balik koleksi Garis Tangan, sekaligus mengangkat cerita, memori, dan nilai yang diwariskan oleh sosok Ibu, serta membahas peran perempuan yang begitu fleksibel dari berbagai latar belakang mulai dari Ibu rumah tangga hingga perempuan profesional di berbagai sektor.
Selain itu, peluncuran koleksi itu juga diramaikan dengan trunk show yang menampilkan 15 peraga busana, terdiri dari model era 90-an, professional women dan para influencer, menghadirkan perpaduan lintas generasi dalam satu panggung.
Para peraga busana dari berbagai generasi tersebut merepresentasikan perjalanan perempuan yang terus berkembang dari waktu ke waktu, sekaligus memperkuat pesan bahwa nilai, gaya, dan peran perempuan selalu relevan di setiap era. (Joesvicar Iqbal)
