Kini, kebahagiaan menyelimuti hati Punijah saat melihat anaknya kembali duduk di bangku sekolah. Baginya, Sekolah Rakyat bukan sekadar tempat belajar, melainkan kesempatan kedua bagi Lutfi untuk kembali mengejar cita-citanya. “Saya bangga sekali. Sekarang anak saya bisa bangkit lagi, bisa senang lagi. Saya benar-benar bersyukur,” ujarnya.
Melalui kisah Lutfi, Kemendikdasmen terus berkomitmen menghadirkan pendidikan bermutu bagi semua. Setiap anak Indonesia, dari berbagai latar belakang, berhak memperoleh pendidikan yang berkualitas guna mewujudkan cita-cita menjadi pribadi yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa. (tim)
