Menanggapi fenomena ini, dokter spesialis anak, dr. Ian Suteja, menjelaskan melalui konten edukasinya di TikTok @iansuteja bahwa suara hati atau pengamatan seorang ibu sebenarnya adalah instrumen medis paling awal dalam kehidupan seorang anak. Beliau menekankan bahwa dalam banyak kasus, sosok yang paling memahami kondisi kesehatan anak adalah orang tuanya sendiri. “Ingat ya, dokter anak terbaik itu adalah ya bundanya sendiri,” ujar dr. Ian dalam unggahannya.
Ia mendorong para ibu untuk mulai menggunakan pengamatan tajam mereka yang mampu menyadari perubahan-perubahan kecil pada anak. Kewaspadaan ini bukan sekadar ketakutan tanpa dasar, melainkan sinyal awal yang sangat penting untuk mendeteksi kemungkinan adanya gangguan kesehatan sejak dini.
Dr. Ian mengingatkan bahwa gejala suatu kondisi kesehatan tidak selalu terlihat jelas dan bisa muncul dengan tanda yang berbeda pada setiap anak. Beliau mencontohkan bagaimana hal kecil bisa menjadi petunjuk penting. “Contohnya Bunda melihat ada ruam-ruam yang timbul, jangan disepelekan ya karena bisa jadi ternyata si kecil punya alergi,” ungkapnya.
