Selain itu, kegiatan ini juga membentuk sikap disiplin, sigap, dan tanggap anggota dalam menghadapi potensi gangguan keamanan, ketertiban umum, maupun bencana seperti banjir.
“Pada 2026 ini, sebanyak 708 dari total 1.300 anggota Satlinmas di Jakarta Selatan mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas. Karena adanya efisiensi anggaran, sisa anggota lainnya akan diikutsertakan pada 2027 mendatang,” ujarnya.
Sementara, Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Ali Murthadho menyambut baik pelaksanaan gerakan Linmas Reborn di wilayahnya.
Dia menilai, gerakan ini menjadi momentum untuk menghapus stigma lama yang selama ini melekat pada Linmas sebagai satuan yang kurang profesional.
“Linmas tidak akan menjadi kuat jika tidak didukung oleh semua komponen. Saya berterima kasih kepada Satpol PP Provinsi DKI Jakarta yang telah menginisiasi dan mengalokasikan anggaran untuk kegiatan ini,” tukas Ali.
Ali menegaskan, pemberdayaan Linmas harus difokuskan pada tiga hal utama, yakni peningkatan kesejahteraan, penguatan kualitas SDM dan regenerasi, serta perlindungan kerja di lapangan.
