IPOL.ID – Nasib nahas menimpa seorang santri berinisial MAA (14), warga Desa Bojonglongok, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, meninggal dunia setelah diduga terjatuh dari ketinggian di lingkungan Pondok Pesantren Al Muhajirin, Kampung Cikadu Tonggoh, Desa Sukatani, Minggu (19/4/2026).
Peristiwa tersebut terjadi di lingkungan Pondok Pesantren Al Muhajirin saat sejumlah santri berada di dalam salah satu kamar. Korban diketahui merupakan warga Desa Bojonglongok, Kecamatan Parakansalak, yang juga masih berstatus pelajar tingkat SMP.
Pimpinan Pondok Pesantren Al Muhajirin, Ustad Jamiludin, mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, korban bersama beberapa rekannya datang ke lokasi dengan rencana hendak mencukur rambut. Namun karena tempat cukur dalam kondisi penuh, mereka memilih kembali ke area pesantren.
“Awalnya mereka mau cukur rambut, tapi karena penuh akhirnya ke sini. Sebenarnya korban dan temannya sudah selesai dicukur, hanya mengantar saja,” ujar Jamiludin, dikutip Selasa (21/4/2026).
