Negosiasi pertama yang digelar pada Sabtu (11/4) di Islamabad berakhir mandek tanpa kesepakatan. AS mengeklaim buntunya pembicaraan karena Iran menolak permintaan Washington, khususnya tentang penghentian penuh program nuklir Teheran.
Pasca perundingan mandek, Trump mengumumkan bahwa AS akan memulai blokade di Selat Hormuz. Hal itu ditujukan menekan Iran, yang telah mengekspor jutaan barel minyak ke berbagai negara Asia sejak perang pecah 28 Februari lalu.
Sejak awal perang, Iran menutup Selat Hormuz dan membatasi kapal-kapal komersial yang melintas. Tindakan tersebut menyebabkan harga minyak dunia melambung dan krisis energi menerpa berbagai negara.
Selat Hormuz, yang bertanggung jawab atas 20 persen minyak dan gas dunia, termasuk salah satu isu krusial yang menjadi perdebatan. AS menuntut Iran membuka penuh jalur maritim tersebut dan tidak mengenakan biaya apa pun terhadap kapal-kapal.
Namun, Iran bersikeras ingin menarik biaya transit dan mengendalikan jalur perdagangan tersebut. (bam)
