IPOL.ID – Perkembangan terbaru insiden tabrakan antara kereta api jarak jauh Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, menunjukkan jumlah korban meninggal dunia kini mencapai lima orang.
Selain itu, tiga penumpang dilaporkan masih dalam kondisi terjepit di dalam rangkaian kereta.
“Update dari korban pada saat ini meninggal dunia itu lima. Kemudian yang masih terperangkap itu sekitar tiga,” kata Dirut KAI Bobby Rasyidin, Selasa (28/4).
Sementara itu, tercatat jumlah korban luka yang sedang menjalani observasi medis tercatat sebanyak 79 orang.
“Dan yang sudah observasi di rumah sakit itu berjumlah 79. Rumah sakitnya ada sembilan RS,” ujarnya.
Bobby memastikan bahwa jalur hilir di Stasiun Bekasi Timur sudah kembali berfungsi sejak pukul 01.24 WIB. Pemulihan jalur dilakukan segera setelah petugas berhasil mengevakuasi mobil taksi yang tertemper.
“Kemudian kita juga mengadakan posko tanggap darurat di Stasiun Bekasi ini dan seperti yang kita ketahui per jam 01.24 track kita di jalur hilir itu sudah beroperasi, setelah kita tadi follow up mengevakuasi mobil taksi tadi beserta rekan KRL yang tertemper taksi itu,” jelasnya.
