“Yang jadi permasalahan adalah pelat kendaraan dinasnya diganti menjadi pelat putih. Itu yang sedang didalami,” tegasnya.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, disebutkan bahwa pelat kendaraan sengaja diganti agar tidak terlalu mencolok, terutama saat momen libur panjang. Namun, alasan tersebut masih dalam proses klarifikasi oleh Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD).
Pihak Pemprov DKI Jakarta memastikan akan menindaklanjuti temuan tersebut, termasuk memberikan teguran apabila ditemukan adanya pelanggaran aturan penggunaan kendaraan dinas.
Kasus ini pun menuai perhatian publik dan menjadi sorotan terkait etika serta aturan penggunaan fasilitas negara di luar kepentingan dinas resmi.(Vinolla)
