“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Perilaku tersebut tidak mencerminkan profesionalitas tenaga kesehatan,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Menurutnya, ruang operasi bukan hanya sekadar tempat tindakan medis, tetapi juga ruang dengan standar ketat yang menuntut disiplin tinggi dari setiap tenaga kesehatan yang terlibat.
Sebagai tindak lanjut, pihak rumah sakit telah melaporkan kejadian ini kepada pimpinan daerah guna dilakukan proses sesuai aturan yang berlaku. Langkah tersebut disebut sebagai bentuk komitmen menjaga kualitas pelayanan dan kepercayaan publik. (Vinolla)
