IPOL.ID- Viral di media sosial, seorang siswi SMP berinisial M (13) menjadi korban pengeroyokan brutal di kebun sawit Luwu Utara. Kasus ini kian memicu kemarahan publik setelah para pelaku yang telah diamankan justru terekam berjoget di dalam kantor polisi, menambah luka bagi korban yang masih trauma.
Tidak terima anaknya menjadi korban perundungan, pihak keluarga langsung melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.
Dalam video amatir yang beredar luas, korban tampak dianiaya secara brutal. Para pelaku menjambak rambut, menendang, hingga membuat korban tersungkur dan tak berdaya di tanah.
Peristiwa ini semakin menyulut kemarahan publik setelah beredar video lain yang menunjukkan para pelaku berjoget di dalam salah satu ruangan di kantor polisi. Aksi tersebut direkam dan diunggah ke media sosial hingga kembali viral.
Polisi pun telah mengambil tindakan dengan mengamankan dua pelaku, yakni R (30) dan S (13). Sementara itu, korban dilaporkan masih mengalami trauma akibat kejadian tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden pengeroyokan bermula dari dugaan ucapan korban yang menyinggung keluarga salah satu pelaku. Dengan dalih menyelesaikan masalah secara kekeluargaan, pelaku mengajak korban bertemu di kebun sawit. Namun, pertemuan itu justru berujung aksi kekerasan.
