Bambang menjelaskan, pihaknya menemukan bungkusan plastik yang mengeluarkan warna merah di sekitar pintu air. Diduga, bungkusan tersebut berisi kain atau bahan yang mengandung pewarna.
“Saat kita telusuri, ada bungkus plastik yang mengeluarkan pewarna di dekat pintu air. Seperti ada kain di dalamnya yang mengeluarkan warna merah. Jadi itu bukan limbah sebenarnya, cuma tinta atau pewarna merah,” jelasnya, Jumat (17/10/2026).
Ia menambahkan, temuan tersebut sempat membuat warga panik, meski akhirnya diketahui tidak berasal dari limbah berbahaya. (Vinolla)
