Agustina menegaskan bahwa ziarah yang dilaksanakan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum reflektif untuk meneguhkan arah pembangunan kota.
“Ziarah ini adalah pengingat bahwa Kota Semarang dibangun di atas kerja keras, nilai perjuangan, dan keteladanan para pendahulu. Tugas kita hari ini adalah melanjutkan dengan integritas dan keberpihakan kepada masyarakat,” tegasnya.

Melalui pembagian tugas pimpinan di setiap lokasi, Pemerintah Kota Semarang memastikan seluruh rangkaian ziarah berjalan khidmat, tertib, dan bermakna, sekaligus menjangkau seluruh titik sejarah penting yang menjadi bagian dari perjalanan panjang kota Semarang.
Rangkaian ziarah ini sekaligus menjadi pembuka menuju rangkaian peringatan Hari Jadi ke-479 Kota Semarang, sekaligus penegasan bahwa pembangunan masa kini tidak dapat dilepaskan dari penghormatan terhadap sejarah dan para pendahulunya. (sol)
