Shuttle Diplomacy
Pakistan kini menjalankan diplomasi ulang-alik atau shuttle diplomacy. Munir mengunjungi Teheran untuk bertemu Presiden Iran dan pejabat senior lainnya, sementara Sharif melakukan kunjungan ke Arab Saudi, Turki, dan Qatar guna membangun tekanan regional agar jalur negosiasi tetap terbuka.
Mir menilai Pakistan berhasil memanfaatkan momentum geopolitik secara cerdas.
“Pakistan berada di posisi yang tepat, pada waktu yang tepat, dan secara cerdas memanfaatkan situasi untuk kepentingannya,” katanya.
Jika berhasil, Pakistan diperkirakan dapat memperoleh manfaat jangka pendek berupa dukungan finansial dari AS dan negara-negara Teluk, serta keuntungan jangka panjang berupa peluang reformasi ekonomi domestik.
Secara politik dalam negeri, langkah mediasi ini juga memperkuat legitimasi pemerintahan Shehbaz Sharif dan militer Pakistan di bawah Munir, sekaligus mengalihkan perhatian dari isu penahanan Imran Khan dan kritik terhadap kemunduran demokrasi.
Namun Mir menegaskan bahwa ambisi Pakistan sebagai mediator regional memiliki keterbatasan besar.
