Melansir laman MUI, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian sertifikat penghargaan kepada sejumlah penerima atas kontribusi mereka dalam memperkuat pengelolaan konversi agama di negara bagian tersebut.
Salehuddin menjelaskan, dana penghargaan yang bersumber dari alokasi zakat itu disalurkan kepada 41 pusat PPP dengan nilai bantuan berkisar antara RM100 hingga RM24.400, disesuaikan dengan jumlah pendaftaran yang ditangani sepanjang 2025.
“Hal ini juga mengakui peran penting pusat-pusat tersebut dalam membantu MAIS dan Zakat Selangor menjaga kesejahteraan, perlindungan, dan pendidikan agama para mualaf,” katanya.
Dia menambahkan, cabang PERKIM di Selangor menjadi salah satu penerima utama setelah mencatat jumlah pendaftaran tertinggi, disusul Hidayah Centre Foundation (HCF) dan sejumlah organisasi dakwah lainnya.
Saat ini, MAIS mengoperasikan 41 pusat PPP di seluruh Selangor untuk mempermudah masyarakat memperoleh layanan konsultasi, bimbingan, dan pendaftaran masuk Islam.
“Pusat-pusat tersebut juga memainkan peran penting dalam memberikan konsultasi kepada individu yang berniat memeluk Islam, memastikan keputusan tersebut dibuat dengan sukarela dan tanpa paksaan,” ujar Salehuddin.
