Terkait dengan miss teknologi yang dialami pemerintah Kabupaten Pulau Seribu. Politisi yang akrab disapa Habib itu mengungkapkan Bapemperda berencana membahas pasal tersebut.
“Nantinya kita akan bahas bagaimana data-data yang sekarang dimiliki oleh dinas PPAPP harus diintegrasikan dengan dinas-dinas lain, dinas sosial, dinas pekerjaan, kesehatan dan dinas-dinas lain. Agar memang kita memiliki satu sistem yang siap melindungi perempuan. Seandainya terjadi apa-apa, cukup menghubungi satu nomor yang terkoneksi dengan semua dinas yang terkait. Tujuannya, kita lebih siap dalam melindungi perempuan yang dilanda kekerasan, baik di rumah tangga maupun kekerasan seksual di tempat umum misalnya,” tandasnya.(sofian)
