Namun Bhayangkara Presisi mampu memanfaatkan kesalahan lawan untuk unggul 23-20 di akhir set. Monster block dari Farhan Halim akhirnya menutup pertandingan sekaligus memastikan kemenangan perdana Bhayangkara Presisi dengan skor 25-21.
Pemain Bhayangkara Presisi, Farhan Halim, mengakui laga perdana membuat timnya sempat tegang. Namun ia bersyukur tim mampu mengatasi tekanan dan tampil maksimal hingga meraih kemenangan.
“Ya, lumayan masih main pertama juga. Mungkin, wajar lah ada yang nerveous segala macam. Tapi alhamdulillah kita bisa ngepush diri. Pemain asingnya juga mereka sering bilang fokus dan segala macam dan akhirnya kita bisa menang,” ujarnya.
Farhan menegaskan tim akan melakukan evaluasi untuk menghadapi pertandingan selanjutnya agar tampil lebih solid.
“Ya pastinya lebih baik. Kita sebisa mungkin lebih kompak. Kita evaluasi dari receipt, servis, koordinas, dan masih banyak lah,” katanya.
Sementara itu, pelatih Zhaiyk, Kozik Viktor, menilai pertandingan berjalan sangat ketat karena kedua tim sama-sama tampil ngotot sejak awal laga.
