IPOL.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) Jawa Tengah buka suara terkait kabar miring yang menimpa seorang siswa di SDN 01 Banjaranyar, Kabupaten Pemalang.
Koordinator Regional BGN Jateng, Reza Mahendra membantah narasi yang menyebut siswa tersebut dikeluarkan karena orang tuanya mengkritik program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia menyatakan informasi tersebut tidak benar dan merupakan kesalahpahaman yang telah diselesaikan oleh pihak sekolah.
“Kejadian di SDN 01 Banjaranyar mengenai siswa yang dikeluarkan karena kritis terhadap MBG itu tidak benar. Hingga saat ini, tidak ada siswa yang dikeluarkan. Siswa tersebut masih berstatus peserta didik. Masalah tersebut sudah diselesaikan oleh pihak sekolah dengan memberikan edukasi kepada wali siswa mengenai pagu anggaran MBG yang menjadi keluhan wali siswa,” jelasnya, Selasa (5/5).
Menurutnya, polemik yang beredar dipicu kesalahpahaman orang tua terkait besaran anggaran menu MBG, terutama selama bulan puasa. Sekolah kemudian memberikan klarifikasi untuk meluruskan informasi tersebut.
