“Kita hanya terkendala dengan minimnya jumlah Stadion Hockey Field berstandar internasional. Karena, kita baru memiliki empat yakni dua di Surabaya, satu di Papua, dan Stadion GBK Senayan. Jumlah ini akan menjadi lima karena Banten akan membangunnya. Soal SDM pelatih, kita akan melakukan program penataran di berbagai daerah dan kompetisi akan ditambah dengan menggelar Liga Hockey Indonesia yang sudah lama diimpikan,” katanya.
Budi juga mengungkapkan keberhasilan PP FHI membangun prestasi tidak terlepas dari solidnya para pengurus Pusat dan daerah. Begitu juga dengan peran Sekjen Yasser Arafat Suaidy yang banyak melakukan terobosan serta keberadaan pelatih asal Malaysia, Muhammad Dhaarma Raj yang mampu meningkatkan kualitas pemain hockey Indonesia.
“Kami berhasil karena mengutamakan kebersamaan. Dan, kami beruntung punya Pak Yasser yang paham dengan program pembinaan. Plus Coach Dhaarma Raj dan Coach Gobby yang berkualitas dan punya jaringan di klub-klub di Eropa. Makanya, pemain hockey Indonesia bisa bermain di Liga Eropa sehingga kualitasnya semakin baik,” ungkapnya.
