Bun Jhoi menyebut RDF Plant Rorotan saat ini sudah beroperasi dengan kapasitas sekitar 800 ton per hari, dan ditargetkan meningkat menjadi 1.000 ton per hari. Meski demikian, angka tersebut masih jauh dari kebutuhan ideal.
“Sekarang berjalan 800 ton per hari, mungkin akan dinaikkan jadi 1.000 ton. Tapi target kita tetap 2.500 ton per hari,” katanya.
Ia menilai keberadaan RDF Plant di Rorotan menjadi salah satu solusi untuk mengurangi beban sampah di Jakarta. Namun, peningkatan kapasitas dan percepatan pengelolaan dinilai sangat mendesak, terutama menjelang penerapan kebijakan baru pada Agustus mendatang.
“Ini harus jadi sesuatu yang penting untuk segera dibereskan, karena Agustus nanti sampah sudah tidak bisa lagi masuk seperti sekarang,” tegasnya.
Bun Jhoi pun berharap pemerintah daerah dapat mempercepat pengembangan fasilitas pengolahan sampah serta meningkatkan edukasi kepada masyarakat agar disiplin dalam memilah sampah sejak dari rumah. (Sofian)
