“Koleksi ini terasa sangat personal karena seperti membawa kami kembali ke titik awal COTTONINK Archipelago dibangun. Senang sekali 14 tahun setelah koleksi tenun dan ikat pertama lahir, COTTONINK Archipelago tetap konsisten dalam merespons warisan tekstil Indonesia. Lewat koleksi dan pengalaman pasar yang kami coba hadirkan, hopefully koleksi ini bisa membawa tenun Nusantara lebih dekat dengan generasi masa kini,” ujar Carline Darjanto, CEO and Creative Director COTTONINK.
“Tema “Pasar Sukaria” ini dipilih karena merepresentasikan esensi dari koleksi Archipelago yang penuh cerita dan dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Kami juga ingin menunjukkan bahwa tradisi bisa terus hadir dalam konteks yang relevan dan modern,” tambah Ria Sarwono, Brand and Marketing Director COTTONINK.
Koleksi Cita Senada terdiri dari 83 desain pakaian wanita, pria dan anak yang mencakup kebaya, kain lilit, kemeja, hingga luaran, yang membuat koleksi ini menjadi pilihan sempurna untuk dikenakan sehari-hari. Koleksi ini sudah tersedia di cottonink.co.id dan gerai COTTONINK terdekat.
