Ia menegaskan, dana yang dikelola BUMD pada dasarnya juga berasal dari kontribusi masyarakat, termasuk dari dana pemerintah dan potensi potongan yang bersumber dari masyarakat.
“Bank Jakarta kan dari kita, kontribusinya dari gaji kita, apakah kita juga bisa turut serta dalam memantau transparansi dana tersebut,” tambahnya anggota DPRD DKI yang terpilih dari dapil 1 Jakpus itu.
Ketua Perempuan Demokrat DKI itu pun berharap ke depan pengelolaan CSR tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga menghadirkan sistem pelaporan yang terbuka dan mudah diakses publik. “Tujuannya agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas,” tandasnya.(Sofian)
