“Kesadaran terhadap persoalan ini akan melahirkan konstitusi yang lahir dari bumi Indonesia. Itulah yang kami bekali hari ini dan itulah pekerjaan yang dibebankan konstitusi kepada kami,” katanya.
Ia mengakui adanya kekurangan dalam pelaksanaan lomba di Kalbar. Keputusan tanding ulang ini menjadi jalan keluar demi menjaga keadilan bagi sekolah yang bertanding.
“Dalam kasus Kalimantan Barat, kami mengucapkan terima kasih dan kami semuanya memahami ada kekurangan, ada keterbatasan, ada kekhilafan dalam penyelenggaraan itu,” ucapnya.
Pelaksanaan ulang final LCC tersebut, lanjut dia, akan dijadwalkan kembali dalam waktu dekat.
“Lomba Cerdas Cermat di tingkat Kalimantan Barat yang final akan kita lakukan ulang pada waktu yang akan segera diputuskan secepatnya,” jelas dia.
Tak hanya itu, pihaknya juga memastikan proses penilaian nantinya dilakukan oleh juri independen untuk menjaga objektivitas hasil perlombaan.
“Juri yang akan menjuri dalam Lomba Cerdas Cermat tersebut adalah juri independen,” katanya.
