Karena setelah diperiksa, ternyata memang banyak komponen di dalam panel listrik yang hilang. Tidak hanya itu, kabel di bawah panel juga dipotong orang tidak bertanggung jawab.
“Kami belum tahu apa motif pelaku melakukan pencurian di fasilitas publik ini. Sejauh ini belum diketahui pelakunya,” tegas Yanuar.
Menurut dia, untuk mencuri komponen pada panel tersebut, kuat dugaan pelaku merusak gembok pintu yang ada. Saat ini pihaknya masih mencari komponen pengganti yang hilang agar lampu PJU di kawasan tersebut menyala kembali.
“Targetnya dalam waktu dua hari ke depan sudah kami perbaiki seluruhnya,” ujarnya.
Dia mengungkap bahwa kasus pencurian panel listrik itu bukan hanya terjadi di wilayah Jakarta Timur. Namun di wilayah lain juga terjadi, seperti di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat.
Dampak dari pencurian ini, ada sekitar 30 lampu PJU padam di Jalan Laksamana Malahayati. Karena itu, pengendara motor agar lebih berhati-hati saat berkendara di malam hari. Sebab, kondisi jalan menjadi gelap.
