Temuan Prof. Sukirno tersebut mengantarkannya menjadi Guru Besar Tetap dalam Bidang Pelumas dan Aditif Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Sebelum dikukuhkan sebagai guru besar, ia menamatkan pendidikan S-3 di Teknik Kimia UI (2011), S-2 di Tokyo Institute of Technology, Jepang (1994), dan S-1 di Institut Teknologi Bandung (1985). Pendidikan menengahnya diselesaikan di Pati, Jawa Tengah.
Sejak 1987, Prof. Sukirno mengabdi sebagai dosen di UI. Ia pernah bekerja di industri minyak pada bidang produksi minyak mentah (1985–1987) dan menjabat sebagai Kepala Laboratorium Proses dan Operasi Teknik Kimia pada 1997–2026.
Dalam bidang penelitian, Prof. Sukirno aktif mengembangkan teknologi pelumas berbasis minyak nabati. Karya-karyanya mencakup penelitian tentang pemanfaatan minyak nabati dan limbah minyak jelantah menjadi pelumas ramah lingkungan, serta pengembangan bahan aditif untuk meningkatkan kinerja pelumas. Melalui riset dan pengajarannya, ia berkontribusi dalam menghadirkan inovasi teknologi yang tidak hanya mendukung kinerja industri, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan. (ahmad)
