Lebih lanjut, anggota DPRD DKI dari Fraksi PAN yang terpilih dari dapil 10 Jakbar itu mengungkapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta saat ini tengah menyiapkan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi atau Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Namun, kata dia, pengurangan sampah dari sumber tetap menjadi kunci utama.
“Jangan sampai fasilitas sudah dibangun, tapi sampahnya justru habis karena masyarakat sudah mampu mengelola sampah dengan baik,” katanya.
Hasil turun langsung ke sejumlah wilayah, anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta itu mengatakan pihaknya menemukan banyak lingkungan RW yang sudah berhasil menangani sampah secara mandiri.
Salah satunya RW 08, Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat yang disebut sebagai salah satu RW terbaik tingkat nasional dalam pengelolaan sampah.
“Program pemilahan sampah di masyarakat sekarang sudah mulai berjalan karena ada instruksi gubernur. Ini sejalan dengan Perda Nomor 4 dan Perda Nomor 13 tentang pengelolaan sampah,” katanya.
