IPOL.ID — Peringatan Hari Kartini setiap 21 April menjadi momentum untuk mengenang perjuangan perempuan dalam meraih akses pendidikan dan kesetaraan. Meski telah berlalu beberapa pekan, semangat tersebut tetap relevan di era digital, seiring meningkatnya peran perempuan dalam memperkuat ketahanan siber.
Hal ini tercermin dari kiprah Indonesia Women in Cybersecurity (IWCS) yang terus mendorong perempuan menjadi garda terdepan dalam menghadapi tantangan dunia digital. “Kini, perjuangan perempuan tidak lagi sebatas akses pendidikan, tetapi juga bagaimana menjadi aman, berdaya, dan bijak di tengah derasnya arus informasi,” kata Founder sekaligus Ketua IWCS Eva Noor, pada Sabtu (2/5/2026) di Jakarta.
Dalam konteks ini, muncul konsep “Kartini Digital”, yakni perempuan yang tidak hanya terhubung dengan teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran dan kapasitas untuk menjaga keamanan digital di lingkungannya. Indonesia sendiri memiliki lebih dari 200 juta pengguna internet.

