Di balik peluang tersebut, risiko seperti penipuan daring, penyalahgunaan data pribadi, hingga ancaman terhadap anak di ruang digital terus meningkat. Sayangnya, literasi keamanan digital di tingkat keluarga masih menjadi tantangan, terutama bagi orang tua dalam mendampingi anak.
IWCS hadir dengan pendekatan berbasis keluarga, menempatkan perempuan sebagai pusat dalam membangun ketahanan digital. Tahun ini, IWCS juga menandai lima tahun kiprahnya dalam mendorong partisipasi perempuan di bidang keamanan siber melalui berbagai program edukasi, advokasi, dan pemberdayaan.
Momentum ini semakin diperkuat dengan hadirnya regulasi PP Tunas yang menekankan pentingnya perlindungan anak di ruang digital. Namun, implementasi di masyarakat tetap menjadi kunci utama, khususnya melalui edukasi bagi orang tua.
Salah satu upaya konkret IWCS adalah program Perempuan Pelita Digital, yang bertujuan menjadikan perempuan sebagai agen perubahan dalam ekosistem digital. Program ini mencakup edukasi untuk ibu dan komunitas, mentorship bagi perempuan muda, serta inisiatif Cyber Safe Kids.
