IPOL.ID – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq diduga telah memobilisasi Staf PT Raja Nusantara Berjaya (RNB) untuk mendukung dirinya dalam Pilkada Pekalongan untuk periode 2024-2029. Dugaan tersebut sedang didalami oleh penyidik KPK melalui pemeriksaan saksi-saksi dalam kasus dugaan korupsi yang menyeret oknum kepala daerah tersebut sebagai tersangka.
“FAR (Fadia Arafiq) memang diduga meminta baik secara langsung ataupun melalui pihak-pihak perantara kepada para personel staf outsourcing yang dipekerjakan dan ditugaskan di sejumlah dinas di Kabupaten Pekalongan ini untuk mendukungnya dalam Pilkada di Pekalongan,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Jumat (29/5/2026) sore.
“Artinya, memang ada upaya dugaan mobilisasi ataupun pengerahan suara agar para personel yang dipekerjakan sebagai pegawai outsourcing ini mendukungnya dalam Pilkada di Pekalongan,” sambung dia.
Budi mengatakan staf-staf outsourcing tersebut sebelumnya telah dikondisikan oleh Fadia setelah PT RNB dibentuk dan dimenangkan dalam sejumlah pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
