Menurut polisi, korban tidak mengetahui Lisa merupakan dalang di balik penculikannya. Bahkan saat diselamatkan, korban sempat meminta polisi turut menolong Lisa karena mengira perempuan tersebut juga menjadi korban.
Polisi mengungkap selama korban disekap, ATM miliknya dikuasai pelaku dan digunakan untuk menguras tabungan hingga sekitar Rp2 miliar. Selain itu, emas dan perhiasan korban dengan nilai diperkirakan mencapai 1 kilogram juga dilaporkan hilang.
“ATM korban dipegang tersangka dan uangnya terus dikuras sampai kurang lebih Rp2 miliar,” ujar Luthfie.
Penyidik menduga motif pelaku adalah menguasai harta korban. Uang hasil kejahatan disebut digunakan untuk membiayai gaya hidup mewah pelaku.
Saat ini Lisa dan Naily telah ditahan. Polisi masih memburu dua pria lain yang diduga terlibat dalam aksi penculikan dan penyekapan tersebut.(Vinolla)
