Penghargaan Pradana Nitya Budaya TMII Awards tahun 2026, lanjut menteri Kebudayaan, tentu merupakan satu penghargaan atau apresiasi bagi anjungan daerah di Taman Mini yang unggul di dalam pengelolaan, pelestarian budaya, dan pelayanan pengunjung.
“Penghargaan ini mendorong inovasi, mengukur kinerja, serta efisiensi, sekaligus apresiasi peran pemerintah daerah dalam menjaga budaya Nusantara,” ucap Fadli Zon.
Penghargaan Pradana Nitya Budaya diharapkan tak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga pendorong utama ekosistem budaya di daerah. Kementerian Kebudayaan mendorong setiap anjungan menghadirkan program yang orisinal, berangkat dari kekuatan budaya masing-masing daerah.
“51 tahun lalu, Bapak Presiden RI ke-2 Soeharto dan Ibu Tien Soeharto menginisiasi Taman Mini ini dengan satu visi yang sangat jauh ke depan, termasuk bagaimana menjaga dan memajukan budaya kita. Taman Mini ini merupakan satu etalase budaya, etalase peradaban dari keanekaragaman budaya kita di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote,” imbuhnya. (Joesvicar Iqbal)
