“Kami melihat potensi besar dari para pembalap perempuan Indonesia, baik yang telah berpengalaman maupun generasi muda. Melalui ajang ini, kami ingin menciptakan ruang kolaborasi, pembinaan, dan inspirasi agar semakin banyak talenta perempuan yang mampu bersaing, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional,” ujarnya.
Selain itu, ajang ini juga menjadi sarana strategis dalam mempromosikan pariwisata Indonesia melalui eksposur global yang dihasilkan dari aktivitas motorsport di Mandalika.
Sejumlah pembalap perempuan terbaik Indonesia turut ambil bagian dalam ajang ini, di antaranya Alexandra Asmasoebrata, Clio Tjonadi, Alinka Hardianti, Ine Rosdiana, Belove Athaya, Audya, Anjani Harjo, Vivit Fariana, serta Patricia Revalina Purnomo.
Dengan semangat inklusivitas dan pemberdayaan, Mandalika Kartini Race 2026 diharapkan menjadi katalis lahirnya generasi baru pembalap perempuan Indonesia yang mampu bersaing di panggung dunia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah ajang motorsport berkelas internasional. (sol)
