Korban ditemukan mengalami luka lebam dan kemerahan di sekitar mata, bekas gigitan di beberapa bagian tubuh, serta luka melepuh pada kaki kanan yang diduga akibat siraman air panas. Selain itu, ditemukan pula luka memar pada bagian alat vital korban.
“Saat ini, bayi tersebut masih menjalani perawatan medis secara intensif di RS Bhayangkara Padang,” katanya.
Ghifari menjelaskan, selama ini warga sekitar tidak mengetahui kondisi korban karena anak tersebut jarang dibawa keluar rumah oleh orang tuanya. Sementara itu, ibu korban disebut tidak berani melapor lantaran mendapat ancaman dari pelaku.
“Jadi sebelumnya tetangga tidak tahu apa yang dialami anak ini, karena jarang sekali dibawa keluar rumah. Ibunya juga tidak berani bercerita karena mendapat ancaman dari pelaku,” ujarnya.
Polisi kini telah mengamankan terduga pelaku untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian masih mendalami motif penganiayaan tersebut.
“Kasus sudah langsung ditangani begitu kami menerima anak ini, dan terduga pelaku saat ini sudah diamankan,” ucap Ghifari.
